Anggota KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro: Sosialisasi Tidak Hanya Tanggung Jawab KPU

Anggota KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro: Sosialisasi Tidak Hanya Tanggung Jawab KPUSurabaya-partainasdemjatim.com Strategi sosialisasi untuk Pemilu 2019 dan Pilkada Serentak 2018, dinilai sangat penting. Sebab, setiap kali ada penyelenggaraan Pemilu maupun Pilkada, hasil akhirnya yang selalu dilihat adalah partisipasi masyarakat.

Demikian yang dikatakan oleh Divisi Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro dalam sambutannya di acara Diskusi Kelompok Terarah (FGD) Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu 2019, di Hotel Narita Surabaya, Kamis (21/12/2017).

Pria yang akrab dipanggil Gogot ini menjelaskan, tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu dan Pilkada tergantung pada berbagai hal. Seperti salah satu contoh, jika pemutakhiran data pemilih tidak valid dan kurang maksimal, juga bisa menyebabkan tingkat golput sangat tinggi.

“Hal lain juga seperti kebijakan anggaran dan sikap pragmatisme politik masyarakat, juga bisa berpengaruh pada tingkat partisipasi pemilih,” ujarnya.

Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim ini mengingatkan, kewajiban sosialisasi tidak hanya ada di tangan KPU atau Bawaslu semata. Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat juga punya tanggung jawab dalam sosialisasi, termasuk dari partai politik (parpol) juga harus melakukan kegiatan yang sama dalam hal sosialisasi.

Melalui forum FGD yang diselenggarakan KPU Jatim kali ini, sengaja mengundang dari berbagai unsur stakeholder terkait dengan tujuan agar bisa memberikan input, masukan, sumbangsih dan saran mengenai strategi partisipasi masyarakat yang efektif berdasarkan pengalamannya. Selanjutnya hasil FGD akan ditindaklanjuti sebagai sebuah rekomendasi yang membangun bagi KPU yang berasal dari masyarakat. Sehingga bias menjadi bahan perbaikan.

“Berikutnya hasil FGD sosialisasi ini bisa Kita sampaikan ke KPU RI, sebagai pengambil kebijakan di lingkungan KPU,” pungkasnya. (Red-Kpujatim)

Leave a Reply