Bawaslu Gencarkan Sosialisasi Dorong Angka Partisipasi

Bawaslu Gencarkan Sosialisasi Dorong Angka PartisipasiSulteng-partainasdemjatim.com Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo mengatakan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan tidaklah mudah. Dengan angka partisipasi pemilih yang belum pernah mencapai angka 80%, tingkat kepercayan publik dan animo masyarakat dapat makin menurun apabila dalam pelaksanaan Pemilu terjadi permasalahan.

Hal ini diungkapkan Ratna Dewi Pettalolo pada sosialisasi tatap muka kepada stakeholder dan masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong, Rabu (18/10/2017).

“Ini sudah terbukti pada Pemilihan Bupati Toli-toli pada periode lalu. Tetapi karena ukuran kemenangan itu berdasarkan oleh pemilih yang hadir di TPS dan siapa yang memperoleh suara terbanyak maka angka partisipasi yang rendah itu tidak mempengaruhi keterpilihan bupati/wakil bupati,” jelasnya.

Padahal, lanjutnya untuk kemajuan sebuah pemerintahan dan stabilitas pemerintahan, seorang pemimpin itu selain mendapat legitimasi hukum juga mendapatkan legitimasi dari rakyat. Untuk mendapatkan dukungan penuh dalam melaksanakan program-program pemerintah untuk mencapai tujuan dari pelaksanaan pemerintahan itu sendiri.

Selain itu, target yang ingin dicapai dalam proses sosialisasi ini adalah bukan sekadar keterpilihan berdasarkan legitimasi hukum dari seorang pemimpin, tetapi bagaimana keterpilihan itu juga didukung legitimasi dari rakyat dengan meningkatnya angka partisipasi. Angka partisipasi yang dimaksud bukan sekedar menggunakan hak pilih, tetapi bagaimana menjaga hak pilih itu sendiri dalam proses pengawasan.

Oleh karena itu kami sangat berharap pelaksanaan pemilihan di Kabupaten Parigi Moutong ini tidak hanya dilaksanakan oleh KPU dan Pengawas, tetapi juga menjadi tanggung jawab semua pihak yang hadir. Bawaslu terbuka terhadap masukan-masukan dari masyarakat dan pemerintah daerah untuk tugas-tugas pengawasan yang dilakukan. Olehnya, komunikasi dan transparansi selalu menjadi hal yang dikedepankan di dalam penyelenggaraan pengawasan pemilu.

“Partai politik, pemilih pemula, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, yang ingin berpartisipasi langsung dalam pengawasan dapat berkomunikasi langsung dengan jajaran pengawas di Kabupaten Parigi Moutong,” pungkasnya. (Red-Bawaslu)

Leave a Reply