Bupati Malang, Rendra Kresna Gratiskan Gedung Serbaguna As-Salam Untuk Masyarakat Umum

Bupati Malang, Rendra Kresna Gratiskan Gedung Serbaguna As-Salam Untuk Masyarakat UmumMalang-partainasdemjatim.com

Bupati Kabupaten Malang, Dr. H. Rendra Kresna meresmikan Gedung Serbaguna Majlis Dzikir Watta’lim As-Salam tepatnya di Desa Tunjungtirto Kecamatan Singosari. Diikuti ratusan masyarakat sekitar yang bersholawat dan istighosah, kegiatan tersebut dirasakan cukup bernuansa khidmat.

Sebelum menyampaikan sambutannya, Bupati Malang berkesempatan menyerahkan bantuan berupa paket sembako secara simbolis kepada lima orang jamaah dilanjutkan menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya gedung tersebut.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Malang mengucapkan selamat kepada pengasuh sekaligus jamaahnya yang telah mempunyai gedung baru, harapannya dengan gotong royong dan kebersamaan seluruh pihak sehingga gedung ini bermanfaat secara paripurna pula pemanfaatannya bagi kepentingan maslahat,” ungkap Bupati diawal sambutannya

Menurutnya, berbagai macam pembangunan terkait syiar agama di Kabupaten Malang 99% dibangun dengan nilai kebersamaan secara mandiri oleh masyarakatnya, sedangkan Pemerintah bertugas memfasilitasi semangat kegotongroyongannya selain itu juga dari sisi perijinannya.

“Ayo sama-sama menyumbang untuk keberlangsungan pembangunan gedung mulai awal hingga finish, setelah sempurna pasti akan nyaman untuk dimanfaatkan untuk kemaslahatan bersama, dan saya juga sampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang berkontribusi dalam pembangunan gedung ini, semoga amal bapak ibu sekalian diterima oleh Allah SWT,” ungkap Bupati diikuti ucapan aamiin dari para jamaah.

Sementara itu, Pengasuh Majelis KH. Abdul Wahid Ghozali sekaligus Kyai-nya Arema ini menyampaikan asal muasal pembangunan gedung serbaguna ini berawal dari nasehat dari sesepuhnya yakni KH. Anwar dari Ponpes ternama di Singosari. Setelah itu, ia ditugaskan sebagai Ketua MUI Bidang Dakwah hingga tahun 2015, ia terketuk untuk membangun majelis yang bermetode sebagai pondok pesantren itu.

“Alhamdulillah semoga majelis ini bisa istiqomah dan barokahnya bisa membangun gedung serbaguna ini. Hal ini tidak terlepas dari peran serta seluruh pihak khususnya saya berterima kasih kepada Bupati Malang yang memberikan banyak support sekaligus bantuannya mulai dari pondasi awal pembangunan, dan kepada para donatur yang tidak hanya memberikan bantuan berupa uang namun juga berupa bantuan fisik seperti bahan bangunan,” ucap pria yang akrab disapa gus wahid ini.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gedung tersebut bisa dipergunakan oleh seluruh masyarakat sekitar dipergunakan untuk acara-acara formal maupun informal. “Silahkan dipakai untuk wisuda maupun hajatan lainnya dan yang terpenting gratis tanpa dipungut biaya. Seperti pada tahun ini nanti ada acara Wisuda MTs. Darul Falah akan ditempatkan disini. Perlu diketahui bahwa Pondok Pesantren As-Salam ini juga tidak memungut biaya alias gratis karena biayanya diambil dari sedekah selama Bulan Romadhon dan pendidikan para santri diberikan gratis sampai tingkat sarjana.

AKP H. Kridono selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa majelis ini didirikan sejak Tahun 2015 dengan mempunyai kegiatan rutin dzikir dan ta’lim di Masjid As-Salam. Menurutnya pembangunan dua lantai masih akan terus dilakukan hingga kedepannya berlanjut jadi tiga lantai.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Wakapolres Malang, Anggota DPRD, Ketua MUI Kabupaten Malang, Pengasuh Majelis Dzikir Wattalim Assalam K.H. Abdul Wahid Ghozali, Kepala Kantor Kemenag Kab. Malang, para kyai alim ulama, Kepala Perangkat Daerah terkait, Kepala Organisasi Keagamaan, serta Muspika Singosari. (Red-Humas)

Leave a Reply