Bupati Rendra Nikmati Sajian Kopi Cita Rasa Khas Malang Di Rumah Kopi Amstirdam

Bupati Rendra Nikmati Sajian Kopi Cita Rasa Khas Malang Di Rumah Kopi AmstirdamMalang-partainasdemjatim.com

Bupati Kabupaten Malang, Dr. H. Rendra Kresna melauncing secara resmi cafe di sudut Kompleks Perkantoran Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan K.H. Agus Salim No. 7, Malang. Cafe tersebut diberi nama Rumah Kopi Amstirdam (Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo, Dampit). Nama-nama diatas tersebut  tidak lain diambil dari kecamatan daerah penghasil kopi terbesar di Kabupaten Malang.

Rumah Kopi Amstirdam ini sebenarnya bagian dari TIC (Tourist Information Centre) digagas oleh Dinas Cipta Karya dan Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata. Dalam prakteknya nantinya akan diisi dengan display produk-produk unggulan Kabupaten Malang, hasil pertanian khas seperti kopi, serta hasil pembinaan dan pelatihan dari desa dan sebagainya. Rumah Kopi Amstirdam ini nantinya akan dijalankan oleh Paguyuban Joko Roro ( Pakar) yang juga sebagai Duta Wisata Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya Bupati Malang menyambut positif apa yang telah dilakukan oleh Dinas Cipta Karya dan Dinas Pariwisata dan kebudayaan ini dalam upaya mempromosikan Kabupaten Malang ini, salah satunya dengan adanya Rumah Kopi Amstirdam ini sebagai Tourism Information Centre.

“Dengan adanya Cafe ini, saya berharap Kabupaten Malang ini dapat dikenal salah satunya melalui kopinya. Dan yang tidak kalah penting adalah rumah kopi ini jangan hanya jualan kopi saja. Tetapi saya harapkan rumah kopi ini bisa menjadi perantara para pebisnis khususnya di bidang kopi untuk bisa membuka peluang dengan para usahawan untuk bisa berjualan, berdagang, bahkan ekspor dan impor. Karena sejak dari jaman belanda Kopi dari Malang ini sudah mendunia, tetapi di pasar internasional tidak dengan nama Kopi Malang itu sendiri melainkan dengan lebih terkenal dengan nama Kopi Dampit,” ungkapnya, Minggu (31/12/17)

Pak Rendra, sapaan akrab Bupati Malang juga berharap agar adanya TIC (Tourist Information Centre) masyarakat lebih mengenal dan dapat menjual Kabupaten Malang.

“Keberadaan TIC (Tourist Information Centre) ini sangat penting, karena sangat sedikit masyarakat yang mengenal Kabupaten Malang sehingga kita sangat memerlukan sekali informasi – informasi tentang kepariwisataan yang ada di Kabupaten Malang. Dengan ini Masyarakat dapat menjual informasi tentang kepariwisataan yang ada di Kabupaten Malang, dengan dikemas dalam bentuk rumah kopi. dan ini sangat bagus dan membantu sekali, sangat inovatif,” ucapnya

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara menyampaikan bahwa cafe ini merupakan satu-satunya di indonesia.

“Bahwa keberadaan rumah kopi ini merupakan satu-satunya yang ada di indonesia, dengan mengenalkan semua berbagai jenis kopi yang ada di Kabupaten Malang. Konsep ini memang di buat untuk lebih mengenalkan kopi Amstirdam tidak hanya di tingkat nasional, namun bahkan ke tingkat internasional,” katanya.

Selain melaunching TIC (Tourist Information Centre), Bupati Malang menyerahkan trophi untuk peserta Kirap Budaya yang diadakan di JLS (Jalur Lintas Selatan) kepada OPD ( Organisasi Perangkat Daerah ) dengan tema dan  tampilan yang sangat kreatif, diantaranya:

Juara ke – I diraih Kecamatan Wajak, Juara ke – II diraih Kecamatan Ampelgading, Juara ke – III oleh Kecamatan Gondanglegi, Juara ke – IV diraih Kecamatan Kepanjen, Juara ke – V diraih oleh Sekretariat Daerah, Untuk Juara Favorit direbut oleh Dinas Pekerjaan Umum Binamarga. Hadir dalam Acara tersebut,  Wakil Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, Sekda, Pimpinan Bank Jatim Cabang Kepanjen, Pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah ) di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Malang. (Red-Humas)

Leave a Reply