Ketua BAWASLU Jatim, Moh Amin: Dalam Proses Mutarlih Kita Targetkan Awasi 3 Hal

Ketua BAWASLU Jatim, Moh Amin: Dalam Proses Mutarlih Kita Targetkan Awasi 3 HalSidoarjo-partainasdemjatim.com Dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih (Mutarlih) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, Badan Pengawas Pemilu Jawa Timur (Bawaslu Jatim) targetkan awasi 3 hal. Demikian yang disampaikan Ketua Bawaslu Jatim, Mohammad Amin saat mengisi Bimtek Mutarlih yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) di hotel Sun City, jalan Pahlawan Nomor 1 Sidoarjo (18 s.d 19/12/2017).

Ketua Bawaslu Jatim, mengungkapkan selama proses tahapan Pilgub 2018 di tahun 2017, masalah-masalah yang muncul terkait dengan data pemilih antara lain, mengenai masyarakat yang mempunyai hak pilih namun keberadaannya di data pemilih belum terakomodir atau belum bisa melaksanakan hak pilih.

“Hal ini terjadi karena masyarakat belum banyak yang memiliki e-KTP. Lalu, masyarakat yang sudah berhak untuk memilih dan didata dalam hak memilih, akan tetapi karena beberapa hal seperti sarana dan prasarana pemilu yang belum lengkap atau belum memberikan akses yang mudah bagi penyandang disabilitas. Kemudian masalah ada beberapa data pemilih yang belum bersih dari data-data yang meninggal, pemilih-pemilih fiktif, data ganda. Terakhir, kurang maksimalnya partisipasi masyarakat ,” papar Amin (18/12/2017).

Menurut Amin, hal-hal ini yang terus menjadi permasalahan data pemilih dari tahun ke tahun. Dan ini termasuk salah satu peta kerawanan yang berhasil Bawaslu petakan di proses pemutakhiran data pemilih, yang nantinya harus diantisipasi KPU bersama Bawaslu agar tidak terjadi lagi dimasa-masa yang akan datang.

Untuk itu, menurut Amin dalam proses pemutakhiran data pemilih di Pilgub Jatim, Bawaslu Jatim menargetkan mengawasi pada tiga (3) hal.

“Pertama, terlaksananya proses penyusunan data dan pemutakhiran data pemilih sesuai dengan yang diatur dalam peraturan. Kedua, adanya daftar pemilih yang akurat. Dan ketiga, adanya keterlibatan masyarakat,” ungkap Ketua Bawaslu Jatim ini.

Ketua Bawaslu Jatim ini meyakini jika semua upaya di atas dilakukan untuk mewujudkan pemilih yang kredibel. Karena pemilih kredibel menjadi salah satu kunci kesuksesan dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis. (Red-Kpujatim)

Leave a Reply