Prananda Paloh Instruksikan GP NasDem Menangkan Jokowi Di Pemilu 2019

Apel Kebangsaan GPN, Prananda PalohJakarta-partainasdemjatim.com Ketua Umum Garda Pemuda NasDem Prananda Surya Paloh menyatakan suara pemilih pemula sangat menentukan dalam Pemilu 2019. Oleh karena itu, penting bagi NasDem untuk meraih simpati para pemilih pemula tersebut. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2019 jumlah pemilih pemula mencapai 60 juta, atau sekitar 45% dari jumlah pemilih di Indonesia.

Prananda menginstrusikan seluruh jajaran pengurus dan kader Garda Pemuda NasDem untuk mendukung penuh sikap resmi Partai yang mendukung pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla dan memenangkan Jokowi pada Pemilu 2019.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh anggota Garda Pemuda NasDem untuk mendukung secara total pemerintahan Jokowi-JK dan memenangkan Jokowi pada Pilpres 2019,” tegasnya saat menutup Rakernas IV Parta NasDem di Jakarta, kemarin.

Nanda, sapaan akrab Prananda, menambahkan, NasDem mendukung Jokowi tanpa syarat. Saat ini hubungan emosional NasDem dan Jokowi telah berjalan sangat baik.

“Oleh karena itu, tidak ada kata lain bagi NasDem selain wajib mendukung Jokowi untuk memimpin Indonesia selama dua periode,” papar anggota Komisi I DPR itu.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang memberikan pembekalan bagi 15 ribu kader di rakernas memuji konsistensi Partai NasDem dalam membangun Indonesia dengan tetap setia membela Pancasila dan UUD 1945.

“NasDem dan TNI berjalan seirama menjaga Pancasila dan UUD 45. Ini yang membuat bangsa kita kuat,” kata Gatot.

Menurutnya, komitmen Partai NasDem sejak dibentuk tetap sama, yakni mengawal restorasi atau gerakan perubahan yang lebih baik terutama mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik.

“Tidak banyak partai seperti NasDem. Soliditas dalam partai tak bisa dipandang sebelah mata. Kita di sini untuk berkumpul, partai enggak memberi ongkos. Semua bergotong royong untuk hadir di sini,” ujar Gatot.

Panglima berharap 15 ribu kader NasDem memprioritaskan kepentingan masyarakat terutama dalam perumusan undang-undang di DPR.

Kader harus menjadikan kepentingan rakyat sebagai pertimbangan mendasar.

“Jangan sampai mereka luput mendapatkan hak atas status mereka sebagai warga negara. Saya yakin Partai NasDem tak bisa dibeli,” ujar Gatot.

Sementara itu, Wapres Jusuf Kalla menegaskan Indonesia merupakan negara yang menganut sistem demokratis.

Konsekuensinya pemerintah tidak akan berdiri tegak tanpa ada partai yang kuat untuk menopangnya dalam sistem pemerintahan.

“NasDem selalu menunjukkan konsistensi sebagai partai pendukung pemerintah,” terang JK. (Red)

Leave a Reply