Soal Mahar Politik, Awey: Butuh Ketauladanan Pimpinan Parpol

Soal Mahar Politik, Awey: Butuh Ketauladanan Pimpinan ParpolSurabaya-partainasdemjatim.com

Mencuatnya isu mahar politik menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2018 mendapat perhatian dari Politisi asal Partai NasDem yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Kota Surabaya, Vinsensius Awey. Menurut politisi yang akrab disapa Awey, mahar politik adalah istilah lain dari upeti atau timbal balik.

“Itu hal tidak baik, makanya tidak patut dicontoh,” terang Awey. Kamis (18/01/2018).

NasDem kata Awey, sebagai Partai dengan tagline “Gerakan Perubahan” berupaya mengeliminir praktik politik tersebut.

Meskipun, lanjut legilator yang dikenal vokal di DPRD Kota Surabaya ini, dirinya mengakui, mahar politik sudah lekat dalam pesta demokrasi di tanah air yang high cost, sehingga praktek semacam itu dianggap wajar.

“Sistem yang ada pada pesta demokrasi kita cenderung menghadirkan mahar politik,” tukas Awey.

Untuk mengeliminir mahar politik, tutur mantan aktifis PMKRI ini tidaklah mudah. Cara yang bisa ditempuh, selain mereview sistem politik yang ada, juga memerlukan keteladanan dari pimpinan partai politik. Untuk tidak menerima apapun dari para calon kepala daerah, calon anggota legislatif dan lainnya.

“Ketika struktur partai sudah menciptakan sistem tidak boleh menerima. Maka, jika ada yang melanggar diproses atau ditindak,” tandasnya dengan nada berapi-api.

Awey juga menambahkan bahwa mahar politik dengan biaya operasional itu berbeda.

Jika untuk menaikkan popularitas atau pencitraan, turun ke masyarakat dan mengajak mereka untuk memilih yang bersangkutan memang membutuhkan biaya, adalah hal yang wajar.

“Yang tidak wajar ketika ada calon yang menghalalkan segala cara dengan memberikan sejumlah dana agar bisa diterima atau dicalonkan oleh partai,” paparnya.

Sebab, hal tersebut, kata politisi pengagum mantan Presiden RI K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini cenderung mengabaikan integritas, kemampuan, track record dan pengalaman yang bersangkutan. (Mid)

Leave a Reply