Warga Bragung Adakan Pagelaran Seni Pencak Silat Bersama NasDem

Warga Bragung Adakan Pagelaran Seni Pencak Silat Bersama Kader NasDem RausiSumenep-partainasdemjatim.com

Komonitas Kesenian Pencak Silat Satria Nusantara mengadakan Pagelaran Seni Pencak Silat di Desa Bragung, Kecamatan Guluk-guluk Kabupaten Sumenep, Selasa (24/04/2018). Itu dilakukan sebagai penutupan sebelum bulan Ramadhan dari pagelaran seni rutin mingguan.

Pagelaran tersebut mendapat apresiasi dari Partai NasDem, sebagai bentuk apresiasinya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Sumenep mensupport dengan fasilitas truk panggung Partai NasDem digunakan dalam acara tersebut.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Sumenep, Tirmidzi dirinya sangat mengapresiasi upaya masyarakat dalam melestarikan  kesenian gul-gul (Pencak Silat) yang diadakan Komonitas Pencak Silat Satria Nusantara.

“Gerakan yang dilakukan oleh Komunitas Seni Pencak Silat (gul-gul) Satria Nusantara¬† adalah gerakan yang menurut saya sejalan dengan gerakan restorasi NasDem,” tukas Tirmidzi.

Kehadiran Partai NasDem dalam acara tersebut juga mendapat sambutan positif dari Komonitas Pencak Silat Satria Nusantara. Sebab, menurutnya, jarang ada Partai Politik yang peduli dengan kesenian.

“Gerakan kader muda NasDem Bragung yang ikut terlibat dalam acara seni gul-gul ini dalam rangka melestarikan kesenian yang ada di desa Bragung sangatlah tepat. Karena bagi saya jarang ada Partai lain yang mau terlibat atau peduli terhadap kegiatan kesenian yang ada di Desa Bragung kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep,” jelas Ahmad Lailiy, Selaku Ketua Pencak Silat Satria Nusantara.

Rausi, salah satu Kader Muda Partai NasDem Sumenep yang juga bacaleg DPRD dari dapil tiga asal Desa Bragung menyampaikan bahwa kesenian yang di ciptakan oleh para leluhur sarat dengan makna Filosofis dan juga dapat di jadikan sebagai media silaturrahmi.

“Kesenian Tradisional seperti pencak silat ini dapat dijadikan sebagai media silaturrahmi dan sarana edukasi terhadap anak muda agar tidak terjerumus dengan pergaulan bebas,” ungkap Rausi. (Bib)

Leave a Reply